300 Penambang Batubara Turki Terperangkap

Beberapa penambang dilaporkan tewas, setelah ledakan dan api terjadi di pertambangan batubara di barat Turki. Hingga Selasa (13/5/2014) diperkirakan sekitar 300 penambang, masih terperangkap.

Kejadian terjadi di lokasi penambangan batubara diwilayah Soma, provinsi Manisa, Turki. Mereka yang terperangkap diperkirakan ada dikedalaman 2 kilometer (km) dibawah tanah.

“Kalau dari pintu masuk pertambangan, lokasi ledakan berada sekitar 4 kilometer,” kata Menteri Energi Turki, Taner Yizdil.

Menurutnya diperkirakan masih ada sekitar 580 pekerja yang terperangkap. Tapi banyak juga yang berhasil keluar menyelamatkan diri.

“Saya tidak mau menyebutkan berapa jumlah korban. Saat in ikami sedang berusaha mencapai lokasi para pekerja yang terperangkap itu dibawah tanah,” urai Yizdil.

Presiden Turki, Abdullah Gul telah memerintahkan agar gubernur regional di daerah tersebut, segera mengerahkan segala upaya untuk menyelamatkan para pekerja itu.

Di lain kesempatan, pekerja kesehatan setempat, Muzaffer Yurttas bilang kalau ada sekitar 20 jenazah telah dikuburkan dan 20 korban lain dikirimkan ke rumah sakit. Terakhir Yurttas melaporkan kalau ada empat orang lagi menjadi korban.

“Kebanyakan tewas karena tersedak asap dan terbakar,” kata Yurttas.

Seorang pejabat senior di pemerintahan daerah setempat, Mehmet Bahattin Atci memberitahukan kalau asap menyulitkan tim pencari dan penyelamat.

Ia juga menceritakan kalau penyebab kejadian ledakan adalah adanya konslet listrik. Sekarang asap terlalu banyak dilorong penambangan.

“Kebakaran dan asap menyebabkan oksigen disalurkan sebanyak-banyaknya dilorong tambang. Tapi masih kurang berpengaruh saat ini,” tambah Mehmet.

Sampai sekarang dikabarkan sudah ada empat tim pencari dan penyelamat yang dikirimkan. Berbagai pihak menyatakan kalau tim pencari dan penyelamat ini yang terbaik dibidangnya.

“Sangat penting segera menyalurkan oksigen bersih ke bagian terbawah tempat dimana pekerja terperangkap,” imbuhnya.

Sejauh ini telah dikirimkan kode ke pekerja yang masih terperangkap, agar mencari lokasi dimana pipa oksigen bersih berada. Jadi diharapkan pekerja dapat bertahan dengan udara bersih tersebut, sebelum tim penyelamat tiba dilokasi.

Berbagai analisa mengenai faktor keamanan dipertambangan Turki menyalahkan turunnya standar keamanan, karena banyak perusahaan yang berasal dari dalam negeri. Kejadian kecelakaan ini merupakan terbesar kedua kalinya, setelah kejadian serupa terjadi tahun 1992 lalu. Tercatat waktu itu 270 pekerja tambang tewas, di area pertambangan dekat Zonguldak, di Laut Hitam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s