Mungkinkah MH370 ke Diego Garcia?

Sebuah temuan baru menunjukan, Kapten pesawat MH-370 milik Malaysia yang hilang pernah mencoba simulator landasan bandara Diego Garcia. Temuan tersebut berdasarkan catatan permainan yang pernah dihapus dari simulator milik Kapten Zaharie Shah dari rumahnya.

Seorang pejabat Biro Investigas Federal AS (FBI) yang tidak mau menyebutkan namanya menyatakan kepada CNN, kalau sebenarnya tidak ada yang aneh pada jenis dan lokasi simulator yang dimiliki Kapten Zaharie. Menurut keterangan simulator milik Kapten Zaharie terdiri dari seperangkat komponen ASUS Direct CUII dan motherboard Rampage IV Extrem, serta enam layar monitor. Setidaknya ada tiga jenis permainan yang ditemukan dalam simulator, yakni Flight Simulator X, Flight Simulator 9 dan X Flight Simulator.

Terungkap ke media bahwa Kapten Zaharie pernah mempelajari sejumlah landasan yang ada di beberapa negara Asia Selatan dan juga landasan militer Amerika Serikat menggunakan simulator tersebut. Pada simulator tersebut, ditemukan perangkat lunak berisi lima landasan penerbangan berbeda, yakni Bandara Internasional Male di Maladewa, lalu tiga bandara di India dan Sri Lanka, dan sebuah bandara milik pangkalan militer AS dan Inggris di Diego Garcia.

Lalu timbul pertanyaan sebenarnya berada dimana Diego Garcia tersebut tepatnya. Menurut informasi geografis, pulau tersebut berada 3.600 kilometer (km) dari pesisir timur Afrika dan 4.700 km dari pesisir barat utara Australia . Letaknya tepat ditengah Samudera Hindia, dan diperkirakan sejauh 3.500 km dari Malaysia .

Secara geologi, pulau ini termasuk kategori pulau atoll, yang merupakan bagian dari Kepulauan Changos. Luas pulau itu sendiri sekitar 170 kilometer persegi (km2), dengan panjang 24 km dan lebar 11 km.

Fungsinya diberitakan sebagai pangkalan militer gabungan antara AS dan Inggris. AS menggunakan pulau tersebut sebagai titik transit untuk membantu peperangan di Afrika dan Arab. Sekarang diperkirakan ada 1.700 personel militer dan 1.500 kontraktor sipil menjadi warga pulau berbentuk cincin tersebut.

Selain sebagai pangkalan militer, pulau tersebut juga dapat dipergunakan sebagai landasan darurat bagi kapal-kapal komersil yang mengalami keadaan darurat. Diperkirakan terdapat setidaknya 33 landasan darurat yang bisa dipakai.

Sementara mengenai kepemilikan, pulau tersebut masih diklaim dibawah control pemerintah Inggris. Pada tahun 1965 lalu, ada perjanjian antara Inggris dan AS untuk menggunakan pulau ini bersama sebagai pangkalan militer.

Menurut sejarah pulau ini ditemukan oleh pelaut Portugis, Diego Garcia pada abad ke 16 lalu. Saat itu era kolonialisme membuat beberapa negara seperti Perancis, Inggris dan Belanda bersaing untuk mendapatkan komoditas utama dari timur jauh.

Kepulauan Changos pada saat itu dianggap memiliki berbagai kelebihan, termasuk sebagai lokasi sandar dan istirahat. Meskipun dulunya hanya berbentukpulau karang atol, Diego Garcia kemudian diambil alih kekuasaannya oleh Perancis. Baru pada tahun 1814 lahir Perjanjian Paris, dimana Perancis akan menyerahkan sebagian besar daerah kekuasaannya di Mauritius dan pulau-pulau kecil disekitarnya, termasuk Diego Garcia kepada Inggris.

Satu hal yang paling kontroversif dari pulau tersebut, adalah kemungkinan pesawat MH-370 milik Malaysia, yang hilang sejak awal Maret 2014 lalu mendarat disana. Kemungkinan tersebut awalnya datang dari jurnalis lepas bernama Jim Stone. Dalam blog miliknya Jim mengabarkan kalau mendapatkan pesan dari seseorang penumpang pesawat MH-370 milik Malaysia bernama Philip Wood. Dalam pesan tersebut Wood juga memberikan titik koordinat saat memberikan pesan. Titik koordinat itu kemudian diklaim tak jauh berada dari pulau Diego Garcia. Sementara foto yang sempat dikirimkan hanya merekam gambar hitam. Dari berbagai data tersebut diperkirakan para penumpang MH-370 saat ini masih hidup dan disandera di pulau itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s