Konflik Agraria Capai 2 Juta Ha

Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) memperkirakan 2.399.314,49 hektare (ha) lahan di Indonesia mengalami konflik. Mengakibatkan 31.342 kepala keluarga menjadi korban. Pemerintah sendiri merasa kewalahan mengurus pengadilan kasus agraria. Disarankan kasus agraria diselesaikan secara musyawarah dulu, sebelum diajukan ke pengadilan.

“Sejak SBY memerintah telah terjadi sekitar 618 konflik agrarian di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Sekretaris Jendral KPA, Iwan Nurdin, Jumat (27/9/2013).

Menurut catatan KPA sejak  tahun 2004 hingga tahun 2012, konflik agraria mengakibatkan 941 orang ditahan, 396 mengalami luka-luka, 63 di antaranya mengalami luka serius akibat peluru aparat. Sementara itu 44 orang meninggal akibat konflik agraria tersebut.

Pemerintah melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyatakan kasus konflik agrarian, yang masuk ke pengadilan sekarang sudah terlalu banyak. BPN kini berupaya agar kasus sengketa tanah tidak buru-buru diselesaikan di pengadilan.

“Melainkan dengan cara damai dan sesuai dengan aturan agraria yang berlaku. Proses di pengadilan, tuturnya, memakan waktu dan biaya yang justru memberatkan,” kata Kepala Pusat Hukum dan Humas Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kurnia Toha.

Banyak penyelesaian kasus tanah, saat ini tidak efektif lantaran banyak masyarakat ternyata tidak memiliki bukti otentik tertulis mengenai kepemilikan tanah. Hal itu yang menyebabkan banyak kasus tanah yang menimpa masyarakat sulit dimenangkan di pengadilan.

Sementara bila yang berkonflik pihak perusahaan, BPN akan mengirim tim eksaminasi, yang akan memeriksa sertifikat kepemilikan tanah, dan mengecek dilapangan. keterlibatan masyarakt bisa menjadi jalan tengah proses musyawarah, katanya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s