Berantas  Kecoa Tanpa Kimia

Berbagai unsur kimia kadang digunakan untuk membasmi serangga bernama kecoa. Satwa yang kadang dianggap menjijikan tersebut, sebenarnya bisa dibasmi tanpa merusak lingkungan dengan bahan kimia.Kecoa merupakan satu jenis satwa yang kadang dianggap menggangu. Sifat hidup kecoa yang banyak berada di tempat sampah, menjadi salah satu penyebab banyak manusia tidak menyukainya.

Padahal kalau mau melihat sisi positifnya, sebenarnya kehadiran kecoa bisa membantu daya dukung lingkungan. Itu karena kecoa sebenarnya turut mempercepat hancurnya organisme-organisme di sisa makanan, melalui kebiasaan makan di tempat sampah. Dengan kehadiran kecoa, maka sampah lebih cepat hancur, dan itu berarti mengurangi kerja lingkungan dalam mendaur ulang berbagai macam sampah di muka bumi.

Tapi bila berbicara dari sisi psikologis, kehadiran kecoa jelas bisa menimbulkan berbagai efek bagi manusia. Trauma karena jijik, hingga efek-efek lain karena kaget melihat kecoa menjadi berbagai sisi buruk yang harus dihindari dari kecoa.

Saat ini ada banyak cara untuk membasmi hewan tersebut. Termasuk dengan menggunakan bahan kimia. Merk pembasmi seperti Indoxocarb keluaran Dupont menjadi salah satu contohnya. Hydramethylnon dan Fipronil yang sebenarnya dibuat untuk meracun ikan, merupakan produk kimia lain yang dapat dijadikan contoh.

Namun ketimbang memakai berbagai bahan kimia tersebut, yang sebenarnya bisa merusak lingkungan melalui limbah yang dihasilkan, sebenarnya ada beberapa cara ramah lingkungan yang bisa dilakukan untuk menghadapi kecoa.

Prinsip utama untuk menghadapi kecoa adalah menghilangkan semua lokasi dimana mahluk tersebut dapat tinggal dan berkembang biak. Bila mempelajari perilakunya, berarti semua lokasi-lokasi dimana sampah mungkin tertimbun atau tertinggal harus dibersihkan.

Termasuk membersihkan juga semua peralatan makan, langsung setelah dipakai. Jangan tunggu hingga banyak piring kotor terlebih dahulu, karena hal tersebut justru mengundang kecoa untuk datang menghampiri.

Kemudian cuci juga semua piring makan satwa peliharaan di rumah. Piring kotor bekas satwa tersebut jelas bila didiamkan maka bisa mengundang kecoa datang juga.

Kemudian tutup semua lubang dari luar rumah, yang mungkin bisa dimasuki kecoa. Untuk celah-celah keci, bisa menggunakan selotip atau bahan lain yang dianggap simpel.

Hancurkan juga seluruh sarang kecoa berada. Biasanya di celah-celah dekat tempat penimbunan sampah. Banyak juga yang menyiramkan air soda ke sarang-sarang kecoa tersebut.

Jangan lupa, biasakan mengeringkan tempat sampah yang sudah terlalu lembab ke sinar matahri. Dengan cara tersebut, maka kecoa akan menjauhinya.

Masih banyak mungkin cara-cara tradisional, yang lebih ramah lingkungan dapat dilakukan untuk membasmi kecoa. Asal jangan menggunakan bahan kimia, yang justru selain membunuh kecoa, juga dapat membunuh satwa dan tumbuhan lainnya. (Sulung prasetyo)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s