Puasa Bermanfaat untuk Lingkungan

Jakarta – Sama seperti agama lain, Islam juga menjalankan hari-hari keagamaan khusus yang berlangsung tiap tahun sekali. Kalau umat Hindu merayakan Nyepi, umat Islam wajib berpuasa. Sama juga seperti Nyepi yang dianggap bisa membantu perbaikan lingkungan karena menghentikan berbagai macam tindakan konsumtif, berpuasa juga memiliki nilai serupa.
Jika berpuasa berrati mengurangi konsumsi, berpuasa dapat dianggap membantu melestarikan lingkungan. Dalam menjalankannya, perlu juga diketahui beberapa macam tips agar berpuasa makin terasa membantu pelestarian lingkungan.
Saat sahur, usahakan tidak memakan makanan yang berlebihan. Jangan karena takut lapar maka segalanya disikat. Bukannya sehat, malah justru bisa sakit karena perut kekenyangan. Dengan membatasi makan hanya secukupnya saja, berarti tidak menambah sampah atau membuang energi yang harus dikeluarkan ketika memasak.
Selama berpuasa, usahakan beraktivitas seperti biasa saja. Prioritaskan tetap pada penggunaan kendaraan umum karena bisa mengurangi polusi. Atau kalau tak terlalu jauh, bisa naik sepeda atau jalan kaki saja.
Persiapkan minuman sendiri ketika harus berbuka puasa di jalanan. Jangan terus-menerus membeli. Tindakan ini bisa sangat membantu lingkungan karena botol-botol bekas minuman kemasan hanya memperbanyak gunungan sampah.
Berbuka puasa juga tak perlu berlebihan. Cari makanan-makanan yang dijual oleh saudara sebangsa sendiri karena secara tak langsung bisa membantu perekonomian nasional. Usahakan juga mencari makanan organik yang tak memakai pestisida.
Bila ingin beribadah tarawih agak jauh dari rumah dan menggunakan kendaraan, perhitungkan waktu efisien penggunaan bahan bakar. Pertimbangkan cara tercepat mencapai rumah ibadah tanpa harus berputar-putar tak perlu. Bahkan lebih baik kalau kendaraan untuk pergi ke tempat ibadah diisi bersama, untuk mengirit bahan bakar.
Bila sudah tiba waktunya istirahat, matikan semua lampu-lampu dan peralatan elektronik yang tak perlu. Bangun sahur juga baik untuk kesehatan paru-paru dan jantung karena udara yang relatif masih bersih. (sulung prasetyo)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s