Alasan Memilih Makanan Organik

Jakarta – Jika diperhatikan dengan saksama, saat ini banyak makanan yang mengandung polusi berlebihan, mulai dari pemakaian pestisida hingga kadar lami tanah yang terus teracuni limbah. Belum lagi masalah kebersihan dan sampah yang dihasilkan dari makanan tersebut.

Kesadaran akan pentingnya kesehatan dan pelestarian lingkungan mendorong orang untuk mulai mencari makanan yang bersih, yaitu makanan organik. Ditinjau dari sejarahnya, makanan organik lahir lantaran prinsip kehati-hatian terhadap kondisi sumber makanan dan lingkungan saat ini. Mengingat masalah pestisida dan tanah yang tak lagi subur, makanan organik yang kembali kepada sistem bertani yang alami tanpa pestisida pun mengemuka.

Ada banyak keuntungan bila memilih makanan jenis organik ini. Keuntungan tak langsung, seperti perbaikan kualitas ekosistem karena makin minimnya pemakaian pestisida bukan tak mungkin bisa terjadi. Jadi biarkan saja ada sedikit ulat dalam sayur atau buah yang akan dikonsumsi karena sebenarnya ulat tersebut memiliki andil untuk keseimbangan ekosistem.

Belum lagi makin minimnya kemungkinan penularan penyakit yang berasal dari hewan karena lebih sering mengonsumsi makanan organik. Untuk anak-anak, makanan organik ini bisa membantu pertumbuhan mereka. Buah-buahan organik justru lebih baik ketimbang buah-buahan yang terlihat besar, namun kulitnya mengandung pestisida berlebihan.

Selain itu, kebanyakan makanan organik ini memiliki sumber daya yang tidak merusak alam. Secara alami, makanan organik lebih mudah diurai oleh alam sehingga masalah sampah bisa lebih teratasi. Jadi, kalau ingin melestarikan bumi, memilih makanan organik merupakan keputusan bijak yang harus secepatnya dilaksanakan. Harga makanan organik yang sampai saat ini masih terasa mahal bisa diakali dengan membeli secara berkala. Meskipun sedikit demi sedikit, hal itu lebih baik ketimbang tidak melakukannya sama sekali. (sulung prasetyo)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s