Mengolah Sampah CD

Jakarta – Mengurus sisa-sisa alat elektronik perlu mendapatkan perhatian khusus. Bila alat-alat elektronik tersebut dibuang begitu saja ketika tak dipergunakan lagi, sesungguhnya bisa menimbulkan banyak kerugian bagi lingkungan.

Alat elektronik terdiri dari banyak macam. Salah satunya adalah cakram kompak (compact disc/CD). Asal tahu saja, dari sekeping CD terdapat berbagai macam bahan-bahan kimia maupun materi yang merugikan bagi lingkungan, misalnya aluminium dan plastik berbahan polikarbonat. Bahkan pada beberapa CD lama, bahan plastik yang digunakan berasal dari minyak kelapa sawit.

Sayangnya, tanah tidak dapat menghancurkan CD dalam waktu singkat. Perlu waktu hingga puluhan, bahkan ratusan tahun, agar sebuah CD bisa hancur dan menyatu dengan tanah. Repotnya lagi, ada bahan bernama Bisphenol A yang menurut beberapa penelitian sangat merugikan kesehatan.

Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk turut menyelamatkan lingkungan dengan memperhatikan CD yang kita pergunakan? Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah dengan memilah-milah CD yang masih bisa dipergunakan. Jangan langsung membuang semua CD yang dimiliki.

CD yang dipilah kemudian bisa dilihat kembali dan diklasifikasi, mungkin saja ada yang bisa diberikan kepada orang lain. Misalnya CD musik bisa diberikan kepada teman-teman yang menyukai musik tersebut. Atau beberapa CD berisi tips melakukan sesuatu bisa diberikan kepada orang yang membutuhkan.

Cara lainnya adalah meningkatkan improvisasi dengan mengolah CD kembali menjadi bahan-bahan yang berguna, seperti menggunakan CD untuk menjadi lukisan berbentuk mosaik. Atau, bisa juga menggunakan CD menjadi tempat pena, atau menjadi tatakan gelas minuman. Bisa juga CD dijadikan kap lampu untuk memperindah ruangan.

Usahakan menggunakan CD yang bisa ditulis kembali (re-writeable). Mengunduh musik dan video di internet bisa menjadi pilihan ketimbang terus-terusan membeli yang baru. Bisa juga dengan mengkomplain perusahaan-perusahaan yang memberikan CD sebagai media penerangan mereka, sementara kita telah menolaknya.

Kemudian, coba cari lokasi pengolahan sampah CD di sekitar Anda karena dengan mencari pengolah besar, langkah-langkah pengolahan sampah CD bisa dilakukan dengan lebih efisien. (sulung prasetyo)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s